OmzetBox, Juara Dua Lomba Inovasi Teknologi Tingkat Nasional

Tim Institut Teknologi Telkom (ITT) Purwokerto, berhasil meraih juara dua dalam Lomba Inovasi Teknologi Tingkat Nasional (LITTN). Babak final lomba yang diikuti 30 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia itu, berlangsung di Pendopo Si Panji Purwokerto, Minggu (1/9/2019). Penyelengara lomba ini Microsoft User Group Indonesia (MUGI) Purwokerto, dengan tema “Beyond the Smart City with IoT (Internet of Things) Applications”.

Tim ITT Purwokerto, terdiri tiga orang yakni Sigit Pramono S.T., M.T yang juga dosen Teknik Telekomunikasi ITT Purwokerto, Chandra Maulana (mahasiswa S-1 angkatan 2017 dari jurusan Teknik Telekomunikasi dan Alhamda Adisoka, mahasiswa S-1 angkatan 2015 dari jurusan Informatika. Ketiganya, membikin alat yang diberi nama “OmzetBox”.

Alat ini berfungsi sebagai sistem perekam transaksi bisnis untuk monitoring pajak. Karya itu keluar sebagai juara dua, mengungguli karya dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) sebagai juara ketiga. Sedangkan juara 1 diraih tim dari Universitas Harapan Bangsa, Purwokerto.

Sigit Pramono menjelaskan, pihaknya melakukan penelitian terlebih dulu hingga menghasilkan alat yang bernama OmzetBox.

“Alat yang kami rancang ini berguna untuk merekam nilai transaksi konsumen pada hotel, restoran, tempat hiburan atau tipe sejenis. Apabila terjadi transaksi, maka secara otomatis akan mengirimkan data nilai transaksi ke server,” ujarnya.

Data Transaksi tersebut, ujar Sigit Pramono, kemudian diolah untuk menentukan besaran pajak.

“Alat ini bermanfaat bagi pemerintah, untuk mengoptimalkan perolehan dan menekan angka kebocoran Pendapat Asli Daerah (PAD). Alat ini mampu merekam data transaksi dan mengirimkan secara realtime ke Pemerintah Daerah,”ujar Sigit Pramono.

Bupati Banyumas H Achmad Husein pun tertarik dengan OmzetBox bikinan Tim ITT Purwokerto. Bupati memerintahkan kepada jajarannya untuk segera menindaklanjuti penerapan OmzetBox di Pemkab Banyumas.

Ketua MUGI Purwokerto, Agus Suparno, S.Si, M. Eng mengatakan, lomba LITTN ini untuk mencari bibit–bibit unggul dalam menciptakan inovasi terbaru guna menumbuhkan persaingan dan memenuhi tantangan di era Revolusi Industri 4.0.

“Kami mengajak generasi penerus bangsa untuk ikut aktif dalam mengisi kemerdekaan Indonesia dengan mengajak generasi milenial menuangkan ide dan gagasannya melalui karya teknologi,” katanya.

Leave a comment